SAROLANGUN, MS
BELUM lama ini, Wakil Bupati Sarolangun, Jambi, H Cek Endra, melakukan kunjungan kerja ke lima desa paling ujung di Kecamatan Pauh, Desa Sepintun, Lambansigatal, Lubuknapal, Skobesar dan Desa Tamanbandung. Dalam kunjungan itu, Wabup memberikan bantuan ratusan karung beras kepada masyarakat setempat yang mengalami kesulitan beraktifitas karena tingginya curah hujan yang mengakibatkan rusak dan licinnya jalan provinsi yang melintasi daerah itu.
Ikut bersama rombongan, diantaranya anggota DPRD Kabupaten Saroangun, Musharsyah, Khairil, Badri. Selain itu, ikut pula Asisten III, Muswarsyah Kakan Kesbangpollinmas Aslami MZ, Kasat Pol PP Des Hendri, Camat Pauh dan Kapolsek Pauh Iptu Syahlan Umagapi.
Atas kunjungan itu, warga setempat mengucapkan terima kasih. “Kami masyarakat lima desa mengucapkan terimah kasih kepada bapak cek endra beserta unsur muspida yang telah meluangkan waktu berkunjung kedesa kami yang sangat sulit dilalui kendaraan semenjak tingginya curah hujan belakangan terakhir,” kata Sekdes Lubuknapal, Tamrin. (Aang kunaepi)
Senin, 01 Maret 2010
Cek Endra Kunker ke Lima Desa
Diposting oleh Media Sumatera0 komentar Label: Halaman 4 edisi 15
Kaur Sp Narso Dituding Jual Raskin
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
WARGA Desa Sp Narso, Batangasai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Sahilin, secara tertulis menuding kaur desa setempat beribisial Jn telah menjual beras miskin (raskin) sebanyak 700 kg. Sayangnya, sampai sejauh ini Jn belum dapat dikonfirmasi untuk memberikan hak jawabnya atas tuduhan Sahilin itu. (Aang kunaepi)
0 komentar Label: Halaman 4 edisi 15
Jembatan Timbang Pelawan Ditutup
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
BEBERAPA bulan terakhir aktifitas di jembatan timbang Pelawan, Sarolangun, Provinsi Jambi, dihentikan. Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Sarolangun, H Cek Endra, menyayangkan penutupan jembatan timbang ini, karena pembangunan sudah menelan dana miliaran serta peralatannya moderen dan canggih. Ke depan, Pemkab Sarolangun akan mengupayakan aktifitas jembatan timbang dikelola oleh daerah. Menurut Cek Endra, penutupan jembatan selain adanya kerusakan, juga disebabkan laporan masyarakat akan maraknya dugaan pungli.
"Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan menyurati Dinas Perhubungan Provinsi terkait tidak difungsikannya jembatan itu. Selain itu akan diupayakan agar pengelolaan jembatan diserahkan kepada Pemkab Sarolangun,” kata Cek Endra.
Kadis Perhubungan Kominikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Endang Abdul Naser, mengatakan selama ini pengelolaan jembatan timbang ini dilakukanoleh provinsi. hal ini sangat merugikan Kabupaten Sarolangun karena tidak ada kontribusi untuk daerah Sarolangun. "Kendaraan cuma melewati daerah Sarolangun tetapi tidak ada kontribusi untuk daerah dan jalan dilewati kendaraan juga mengalami kerusakan," katanya. “Dengan beroperasinya jembatan timbang tentu saja bias menambah PAD.” (Aang kunaepi)
0 komentar Label: Halaman 4 edisi 15
Jalan Poros Airhitam Berlumpur
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
JALAN poros penghubung Kecamatan Pauh menuju Kecamatan Airhitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, kondisinya rusak berat. Aktifitas warga terhambat. Pemerintah diminta tanggap. Demikian disampaikan Rasid, warga setempat. Menurutnya kerusakan telah berlangsung lama. Setiap musim hujan jalan menjadi berlumpur dan sulit dilalui. (Arpandi
0 komentar Label: Halaman 4 edisi 15
Masyarakat Airapo Kekurangan Air Bersih
Diposting oleh Media SumateraREJANGLEBONG, MS
MASYARAKAT Airapo, Binduriang, Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, butuh air bersih. Air PAM yang ada debit airnya sangat kecil. Demikian disampaikan Lukman, warga setempat, Kamis (26/2). (Mansyur)
0 komentar Label: Halaman 4 edisi 15
Pasar Pauh Belum Ditempati Pedagang
Diposting oleh Media SumateraSAROLANGUN, MS
MASIH kurangnya jumlah kios, menyebabkan Pasar Pauh, sarolangun, Provinsi Jambi, belum ditempati pedagang. Menurut Lurah Pasar Pauh Yuhdis, saat ini kios yang ada sekitar 40, diantaranya 20 ruko dan sisanya lapak. Sementara pedagang yang berjualan di Pasar Lama Pauh mencapai lima puluhan. “Masih kurang sekitar 30 kios lagi,” kata Yuhdis. “Hal ini akan kita sampaikan ke Dinas terkait guna dicari solusinya.”
Kadis Disperindakop Kabupaten Sarolangun, Alexander mengatakan, terkait masih kurangnya kios di pasar Pauh tersebut pihaknya akan mengusul penambahan kios untuk pedagang. (Aang kunaepi)
0 komentar Label: Halaman 4 edisi 15