SAROLANGUN, MS
Bantuan beras miskin (Raskin) periode November-Desember 2009, di Kabupaten Sarolangun, Jambi, tidak dipungut bayaran alias gratis.
Menurut Kepala Bagian Ekonomi Setda Sarolangun, Fahrurozi, gratisnya raskin periode ini karena pada periode sebelumnya masyarakat sudah membayar Rp 1600/kg sampai bulan oktober. “Kalaupun ada desa atau kelurahan memungut bayaran itu tanggung jawab desa dan kelurahan itu sendiri,” tegas Fahrurozi.
Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Sarolangun, sedikitnya terdapat 18.241 kepala keluarga yang berhak menerima raskin.
Nunggak
Sementara, Kepala Bulog Sub Divre Sarolangun-Bangko, Mansyur, mengungkapkan masih banyak desa di Kabupaen saroalngun yang menunggak pembayaran raskin. Hingga akhir tahun 2009, jumlah tunggakan mencapai Rp 155,7 juta. Mengatasi masalah, Mansyur mengatakan pihaknya telah menggirim surat kepada desa-desa yang masih menunggak “Jika tidak diindahkan, kami akan mengirim surat yang kedua dan apabila masih juga tidak dipatuhi kami akan laporkan kepada yang berwajib,” tegas mansyur. (Aang Kunaefi)
Jumat, 01 Januari 2010
Periode November-Desember Raskin Gratis
Diposting oleh Media Sumatera0 komentar Label: Halaman 5 edisi 13
Anggota DPD RI Kunjungi SAD
Diposting oleh Media Sumatera
SAROLANGUN, MS
JUMAT (25/12), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal daerah pemilihan Jambi Hj Juniwati Maschun Syofwan, berkunjung ke perkampungan suku anak dalam (SAD) muslim dan SAD tradisional di kawasan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) Desa Pematangkabau dan Desa Bukitsuban, Airhitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Dalam kunjungan itu, istri mantan Gubernur Jambi era 1980-an H Maschun Syofwan memberikan bantuan alat sholat dan alat memasak, sekaligus melakukan penanaman pohon. Selain itu Hj Juniwati Maschun Syofwan juga memberikan paket bantuan sarana/prasarana TPA dan PAUD SAD Bukitsuban, sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan madarasah, PAUD ”Visitor Center”.
Direktur Eksekutif LSM-Kopsad Budhi Vrispathi Jauhari, mengatakan kehadiran salah seorang anggota DPD RI di lokasi SAD ini diharapkan membawa dampak positif bagi upaya pembinaan dan pemerdayaan SAD di Provinsi Jambi.
Ditambakan Budhi kunjungan anggota DPD RI asal pemilihan jambi ke pemukiman warga SAD dikaki TNBD binaan Kopsad merupakan kunjungan silaturahmi untuk melihat langsung, menjaring dan menyerap aspirasi warga SAD, yang saat ini secara ekonomi dan sosial hidup dalam kondisi memprihatinkan akibat degradasi hutan karena perambahan serta dampak dari pembukaan lahan perkebunan skala besar yang juga merambah lingkungan kehidupan warga SAD.
Dalam kesempatan tersebut LSM-Kopsad yang konsen terhadap pembinaan suku minoritas dibelantara hutan jambi ini, melakukan launching VCD Dokumenter “surat cinta dari bukit 12”dan”jejak islam di belantara TNB 12”produksi Kopsad Centre sarolangun. Menurut Budhi Film Dokumenter yang dilauching Kopsad megambarkan kondisi hutan semakin tak rindang serta potret kehidupan SAD yang sangat kontradiktif.
“Di dalam VCD tersebut kita munculkan cerita secara apa adanya,” kata Budhi. “Kita harapkan mata dunia akan terbuka setelah nonton dokumenter tersebut.” (Aang Kunaefi)
0 komentar Label: Halaman 5 edisi 13