Tampilkan postingan dengan label Halaman 4 edisi 16. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halaman 4 edisi 16. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 April 2010

AA Abdel dan Mama Dedeh Hadir di Sarolangun

SAROLANGUN, MS
Penceramah Kondang dari Pulau Jawa yang sering tampil di Indosiar yaitu AA Abdel dan Mama dedeh, belum lama ini berkesempatan dating ke Kabupaten sarolangun, Jambi.
Kedatangan penceramah kondang tersebut disambut langsung Bupati Sarolangun H Hasan Basri Agus dan Wakil Bupati Cek Endra. “Pak HBA mirip sekali dengan Presiden SBY,” kata Mama Dedeh menyapa HBA.
Dalam kesempatan itu, AA Abdel dan Mama Dedeh yang baru pertama kali datang ke Bumi ‘sepucuk adat serumpun pseko’, tampak terkeima melihat kemajuan kabupaten yang baru seumur jagung ini. Terlebih saat melihat tingginya minat masyarakat setempat dalam menegakkan syiar islam.
Sebagaimana diketahui, kedatangan AA Abdel dan Mama dedeh atas undangan Pemkab sarolangun dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad SAW. Dalam cara yang berlokasi di komplek Perkantoran Gunung Kembang, dihadiri ribuan warga dari berbagai kabupaten seperti Kabupaten Merangin, Batanghari, dan Kabupaten Sarolangun. (Aang Kunaefi)

HBA Buka Bintek PBMD

SAROLANGUN, MS
BELUM lama ini, Bupati Sarolangun, Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA), membuka acara Bimbingan teknik (Bintek) Pengelolaan Barang Milik Daerah (PBMD). Dalam sambutannya, HBA menegaskan Bintek yang diberikan harus benar-benar diperhatikan sehingga saat diperiksa oleh BPK semua menjadi clear. “Ikuti dengan seksama hingga selesai. Jangan ada yang membangkang, agar bila selesai diperiksa BPK, PBMD Sarolangun mendapat pradikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata HBA. Selain itu HBA juga mengingatkan agar segera menyelesaikan dan melaporkan aset barang akhir tahun dan juga laporan tentang keuangan. “Termasuk juga menyelesaikan gaji pegawai honor,” pinta HBA. (Aang Kunaefi)

Pemkab Sarolangun Bantu Korban Banjir

SAROLANGUN, MS
MEMBANTU korban banjir, Pemkab Sarolangun tidak mau lengah. Menurut Sekda Sarolangun M Basyari, Pemkab Sarolangun tidak dapat membiarkan masyarakat korban banjir berlama-lama dirundung duka. Untuk itu Pemkab proaktif membuka posko sekaligus menyalurkan bantuan berupa satu ton beras, satu dus susu, 100 kg minyak goreng, dan seratus dus mie serta uang sebesar Rp10 juta yang dibagi kepada masayarakat korban banjir di beberapa desa.
Sebagaimana diketahui, tingginya curah hujan yang mengguyur Bumi ‘Sepucuk Adat Serumpun Pseko” beberapa pekan terakhir menyebabkan beberapa sungai besar yang ada di kabupaten itu, seperti Sungai Limun, Tembesi, dan sungai Batangasai meluap dan merendam ribuan rumah di lima kecamatan.
Data identifikasi Kantor Kesbanglinmas Kabupaten Sarolangun, sedikitnya tercatat 1.910 rumah yang tersebar di 20 Desa terendam air dengan ketinggian mencapai 1-2 meter. Menurut Kepala kantor Kesbang Linmas Sarolangun, Aslami MZ, rumah yang paling banyak terendam terdapat di Kecamatan Sarolangun, Pauh, Cerminnan Gedang (CNG), Limun, dan Kecamatan Mandiangin.
Selain merendam rumah, banjir juga merendam 969,5 hektar sawah yang tersebar di Kecamatan Cerminnan Gedang, Limun, Pelawan, dan Kecamatan Sarolangun. Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sarolangun, Hardiono, di Kecamatan Cerminnan Gedang sawah yang terendm seluas 365,5 hektar, di Kecamatan Limun 125 hektar di Kecamatan pelawan 237 hektar, dan di Kecamatan Sarolangun tercatat 240 hektar.
Dari jumlah itu, Hardiono memperkirakan sekitar 75 hektar dipastikan gagal panen. “Karena disitu usia padi yang ditanam rata-rata baru 50 hari,” terang Hardiono. “Kita telah mencadangkan benih gratis bagi masyarakat untuk kapasitas lahan sebanyak 1.200 hektar.” Adapun lahan sayur mayur yang terendam, kata Hardiono saat ini baru tercatat sekitar 20 hektar.
Sedangkan Sekda M Basyari menerangkan akibat banjir, sedikitnya 14 unit gedung SD/Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang tersebar di 13 di Desa 4 Kecamatan juga turut digenangi air. Dari jumlah itu lanjutnya, diketahui tidak ada satupun gedung SMP/SMA yang ikut terendam, sehingga tidak mempengaruhi pelaksanaan UN. “Selain gedung sekolah, 4 masjid di tiga Kecamatan, 2 rumah potong, dan 12 unit kolam ikan/jaring apung serta 9 kandang ternak juga turut terendam,” terang M Basyari. (Aang Kunaefi)

Dua Perda Disahkan

SAROLANGUN, MS
SIDANG Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun, Kamis (25/3), mengesahkan dua peraturan daerah, yaitu tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah dan retribusi pemakaian sewa milik daerah kabupaten Sarolangun 2010.
Bupati Sarolangun yang diwakili oleh Sekda Sarolangun M. Basyari, dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun secara seksama memperhatikan saran dan pendapat dari pihak legislatif untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat Sarolangun, hakikatnya adalah untuk kepentingan rakyat Kabupaten Sarolangun.
“Keputusan yang diambil adalah keputusan demokrasi,” kata M Basyari, menambahkan dengan disahkannya Raperda menjadi Perda berarti mempunyai payung hukum untuk berbuat dan menyampaikannya kepada Gubernur Jambi untuk ditinjau sesuai peraturan yang berlaku. “Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan terimakasih kepada pihak Legislatif dan pada semua pihak atas suksesnya acara ini,” ungkapnya. (Aang Kunaefi)

Cek Endra Minta Puskesmas dan Kades Siaga 24 Jam

SAROLANGUN, MS
PERHATIAN Pemerintah Kabupaten Sarolangun, jambi, terhadap warga korban banjir patut didukung. Kepada wartawan, wakil Bupati Sarolangun, Jambi, H Cek Endra mengungkapkan pemimpin tidak boleh mengenal kata lelah untuk memnatu warga yang terkena musibah.
“Musibah banjir yang dialami saudara-saudara kita harus segera dibantu baik berupa moril maupun materil,” tegas Cek Endra. “Untuk itu kepada para petugas medis serta kepala desa beserta perangkatnya mesti standby 24 jam dan jangan meninggalkan tempatnya.”
Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun H Adnan, merespon positif instruksi Wabup Cek Endra. Mengantisipasi datangnya wabah penyakit akibat banjir, Adnan mengaku pihaknya selalu siaga 24 jam dan menyediakan obat-obatan. “Sampai sekarang penyakit yang dominan menyerang warga akibat banjir, masih berupa penyakit kulit,” terang Adnan. (Aang Kunaefi)
.

Pembangunan LP Sarolangun Butuh Bantuan Pusat

SAROLANGUN, MS
PENYELESAIAN pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B, Kabupaten Sarolangun, Jambi, masih menunggu suntikan dana dari pemerintah pusat. Menurut Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Kabupaten Sarolangun, Rinto Hakim, tanpa adanya bantuan pusat, pembangunan akan memamakan waktu yang cukup lama.
“Pembangunan lembaga pemasyarakatan tidak cukup dengan dana yang kecil,” katanya. “Kita telah mengajukan usulan penambahan dana dari pusat yakni dana Block Grand senilai Rp 25 Millar.” Menurut Rinto Hakim, jika pengajuan itu dikabulkan tahun ini, maka tahun 2011 LP Sarolangun ditargetkan sudah dapat digunakan. Ditambahkan, LP Sarolangun yang kini dibangun, berkapasitas 500 orang. (Aang Kunaefi)

Pembangunan LP Sarolangun Butuh Bantuan Pusat

SAROLANGUN, MS
PENYELESAIAN pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B, Kabupaten Sarolangun, Jambi, masih menunggu suntikan dana dari pemerintah pusat. Menurut Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Kabupaten Sarolangun, Rinto Hakim, tanpa adanya bantuan pusat, pembangunan akan memamakan waktu yang cukup lama.
“Pembangunan lembaga pemasyarakatan tidak cukup dengan dana yang kecil,” katanya. “Kita telah mengajukan usulan penambahan dana dari pusat yakni dana Block Grand senilai Rp 25 Millar.” Menurut Rinto Hakim, jika pengajuan itu dikabulkan tahun ini, maka tahun 2011 LP Sarolangun ditargetkan sudah dapat digunakan. Ditambahkan, LP Sarolangun yang kini dibangun, berkapasitas 500 orang. (Aang Kunaefi)

Departemen Agama Berubah Menjadi Kementerian Agama

SAROLANGUN, MS
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun H M Hafis, mengungkapkan Departemen Agama yang berdiri pada 3 Januari 1946, sekarang telah berubah menjadi Kementrian Agama. Hal itu disampaikan Hafis didepan tamu undangan yang hadir pada acara maulid nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Kantor Kementrian Agama sarolangun, belum lama ini. (Aang Kunaefi)

Pemkab Sarolangun Bangun POS Ternak

SAROLANGUN, MS
BELUM lama ini, Bupati Sarolangun, Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) dan Wakil Bupati Cek Endra, meresmikan perkampungan ternak di Desa Bukitsuban, Airhitam. Selain itu, di tahun ini, Pemkab setempat juga akan membangun dua pos terpadu pelayanan ternak di Desa Bukit Suban, dan Desa Bukitmurau, Singkut.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun, Sakwan menerangkan pembangunan dua unit pos terpadu pelayanan ternak tersebut merupakan wujud dari keseriusan pemerintah dalam pengembangkan ternak di Bumi seupucuk adat serumpun pseko dalam upaya menjadikan Kabupaten Sarolangun sebagai sentra ternak.
Dengan adanya pos terpadu pelayanan terhadap kesehatan dan tumbuh kembang ternak dapat dioptimalkan. Lebih lanjut kata Sakwan, masing-masing unit pos terpadu pelayanan ternak akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti pelayanan inseminasi buatan yang bertujuan untuk melakukan akselerasi pertumbuhan produksi ternak.
Selain itu, di masing-masing pos akan ditempatkan petugas penyuluh dan Pembina ternak yang tugasnya melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait segala hal yang menyangkut dengan peternakan. “Kita juga menyediakan dokter hewan (paramedic ternak) yang sewaktu-waktu bisa turun dan mengecek kesehatan ternak,” terangnya.
Untuk lebih memudahkan petugas penyuluh dan dokter hewan mengidentifikasi warga pemilik ternak, Dinas peternakan dan perikanan Sarolangun juga akan memasang identitas khusus berupa stiker di setiap rumah peternak. Isinya berupa penjelasan seperti identitas pemilik, jumlah ternak, ras ternak dan lainnya. “Langkah ini bertujuan untuk lebih memudahkan petugas dalam mengidentifikasi siapa saja yang memiliki ternak di setiap desa sehingga akan memudahkan penanganannya,” ungkap Sakwan. (Aang Kunaefi)

DPS batin VIII Diumumkan

SAROLANGUN, MS
MENYAMBUT pemilihan gubernur Jambi periode 2010-2015, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun, M Yakub mengungkapkan pihaknya sudah menjalankan tahapan sebagaimana diatur dalam Keputusan KPU Provinsi Jambi No 01 tahun 2010. saat ini, kata Yakub, pihaknya sudah mengumumkan Daftar Pemilih Sementar (DPS) dan telah menempel lembaran DPS ditempat strategis yang mudah dilihat warga. (Aang Kunaefi)

Proyek PPIP Rampung Akhir Maret

SAROLANGUN, MS
Proyek PPIP berupa pembangunan jalan lingkungan di Desa Siliwangi, Singkut, Kabupaten Sarolangun, Jambi, rampung akhir Maret. Hal itu diungkapkan Kepala Desa Siliwangi, Ayib, belum lama ini. Menurut Ayib keterlambatan pekerjaan karena terkendala cuaca, serta ditambah adanya tahapan pekerjaan yang tidak termasuk dalam RAB. (Aang Kunaefi)

Wabup Tinjau Jembatan Kukus

SAROLANGUN, MS
KELUHAN masyarakat akan jembatan Sungaikukus, di Desa Mekarsari, Pelawan, kabupaten Sarolangun, Jambi, yang terancam putus, langsung direspon Pemkab setempat. Baru-baru ini, Wakil Bupati Sarolangun, Cek Endra beserta rombongan meninjau langsung ke lokasi untuk melihat kondisi nyata yang dialami warganya. “Secepatnya Pemkab akan memperbaiki jembatan ini,” kata Cek Endra kepada wartawan. “Kita akan gunakan dana tanggap darurat, kemudian baru diusulkan untuk dibangun jembatan permanen.”
Salah seorang warga, Supriatno, kepada MS mengungkapkan keberadaan jembatan ini sangat penting artinya bagi masyarakat setempat. Setiap minggu, ceritanya paling sedikit 50 ton sawit dan karet diangkut melewati jembatan ini. “Setelah mendengar janji pak wabup tadi, kami merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang mau mendengar keluh kesah kami,” kata Supriatno. (Aang Kunaefi)

© 2008 Por *Templates para Você*